Home | News | Warga Klaten Temukan Potongan Tubuh Diduga Korban Mutilasi

Warga Klaten Temukan Potongan Tubuh Diduga Korban Mutilasi

KlatenNet – Warga Klaten  digegerkan dengan penemuan sebuah bungkusan tas plastik berisi organ  tubuh manusia. Potongan organ tubuh  yang diduga hasil mutilasi tersebut,  ditemukan warga di tengah jalan raya Solo – Yogya,  atau tepatnya di Desa Kuncen, kecamatan Ceper, Klaten(18/2).
Saat ditemukan,  kondisi bungkusan yang diduga berisi kepala ini sudah dalam keadaan hancur.  diperkirakan sudah terlindas kendaraan yang melintas di jalur padat tersebut.
Cecaran daging yang keluar dari bungkusan tersebut, bahkan tersebar di badan jalan hingga berjarak sekitar 20 meter. Warga mengira daging yang menebarkan aroma amis yang sangat menyengat tersebut, merupakan korban kecelakaan. Namun setelah petugas satuan lalu lintas mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP awal,  Polisi tidak menemukan organ tubuh lainnya,  dan ditemukan sebagian dari tubuh manusia itu berada di dalam  tas plastik.  Hal tersebut memunculkan kecurigaan adanya kesengajaan membuang organ tubuh korban mutilasi.
Beberapa organ tubuh manusia tersebut antara lain berupa lembaran kulit kepala yang ditumbuhi rambut beruban,  dan pada kulit kepala tersebut masih menempel daun telinga.  selain itu,  ada kulit paha, tulang iga, serpihan tulang, dan pen tulang manusia, serta potongan ruas jari yang masih ada kukunya. didalam palstik juga ditemukan  sebuah serpihan kain jarik, yang diduga stagen dan kaos putih.
Kaur Dokkes Polres Klaten, IPDA Sriyanta menegaskan daging tersebut merupakan daging manusia. Korban diperkirakan wanita dan berumur 60 tahun lebih. Polisi juga menemukan ada pen tulang.  Diduga korban pernah menjalani operasi. Sesuai olah TKP di lokasi kejadian,  dengan fakta tidak ada bagian tubuh lain, korban diduga korban mutilasi.
Bagian tubuh manusia yang telah dikumpulkan petugas tersebut,  kemudian diamankan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten untuk selanjutnya akan dikirim ke laboratrium forensik, di Semarang. Dalam olah TKP,  arus lalu lintas sempat padat merayap, karena lokasi berada di tengah jalan.