Home | News | Ribuan Warga Lereng Merapi Berdesakan Hingga Terjepit Demi Sembako Murah

Ribuan Warga Lereng Merapi Berdesakan Hingga Terjepit Demi Sembako Murah

Boyolali, (Klatentv.com)_Di saat harga berbagai sembako terus merangkak naik, pasar murah sembako selalu menjadi alternative warga untuk mendapatkan kebutuhan hidupnya. Di kawasan lereng gunung merapi boyolal, ribuan warga jumat pagi (6/4/2018) warga rela berdesak-desakan di pasar murah yang digelar salah satu anggota DPR RI, dapil 5 jateng endang srikarti handayani. Bahkan sejumlah lansia dan anak yang diajak orang tuanya banyak yang terjepit ditengah antrean warga.

Begitu pasar murah sembako dibuka ribuan warga di desa kembangsari kecamatan musuk boyolali ini langsung berdesak-desakan di halaman kantor desa setempat. Namun akibat hanya satu pintu masuk yang disediakan panitia, merekapun terus saling dorong. Beberapa warga lansia dan warga yang membawa anak kecil banyak yang terjepit.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, beberapa warga yang membawa anak kecil langsung didahulukan. Beberapa warga yang terjepit ditengah kerumunan banyak yang menjerit akibat kesakitan.

Untuk bisa mendapatkan sembako murah di pasar murah ini, setiap warga harus membawa kupon dan foto copy kartu keluarga sebagai bukti warga setempat. Dengan hanya membayar 40 ribu rupiah, setiap warga bisa mendapatkan paket sembako berisi, 5 kg beras, 1 kg gula pasir serta 2 liter minyak goreng.

Pasar murah yang digelar salah satu anggota DPR RI dari fraksi golkar ini sengaja dilakukan untuk meringankan beban warga di saat harga sembako terus merangkak naik.

Warga berharap kegiatan pasar sembako murah terus dilakukan secara rutin, demi meringankan beban masyarakat karena harga sembako di pasar murah hanya dihargai separoh dari harga sembako dipasar. Untuk harga beras medium dipasaran sekitar 11 ribu rupiah, namun warga hanya membayar 5 ribu saja. Sedangkan gula pasir di pasaran yang harganya sekitar 12 ribu, namun di pasar murah warga hanya membayar 5 ribu perkilogramnya. Sementara untuk minyak goreng yang harganya mencapai 13 ribu rupiah perliternya, di pasar murah ini hanya membayar 5 ribu rupiah per liternya.