Home | News | Rekomendasi Calon Bupati PDI P Keluar: Sri Mulyani Berpasangan dengan Aris Prabowo

Rekomendasi Calon Bupati PDI P Keluar: Sri Mulyani Berpasangan dengan Aris Prabowo

Kota (klatentv.com)-Rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pilkada serentak 2020 untuk empat kabupaten di Soloraya telah keluar Rabu (19/2/2020). Keempat kabupaten itu meliputi Boyolali, Klaten, Sragen, dan Wonogiri.
Keempat paslon itu yakni Mohammad Said Hidayat-Wahyu Irawan (Pilkada Boyolali), Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto (Pilkada Sragen), Sri Mulyani-Aris Prabowo (Pilkada Klaten), dan Joko Sutopo-Sriyono (Pilkada Wonogiri).
Mohammad Said Hidayat yang kini menjabat Wakil Bupati Boyolali itu akan berpasangan dengan Wahyu Irawan. Ia kini naik kelas menjadi calon wakil bupati dalam Pilkada Boyolali 2020.
Sementara menilik satu dekade ke belakang, Bupati Sragen petahana, kusdinar untung Yuni sukowati, merupakan kader PDIP mengikuti ayahnya yang juga mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono. Ia pernah menjadi kontestan pada Pilkada Sragen 2010 berpasangan dengan Darmawan. Namun, ia kalah dari Agus Fatchurahman yang diusung Partai Golkar.
Lima tahun berikutnya, Yuni maju kembali dalam kontestasi Pilkada Sragen 2015. Kali ini, ia memilih maju melalui Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam pertarungan ini, Yuni yang berpasangan dengan Deddy Endriyanto berhasil mengalahkan petahana sekaligus lawannya dalam Pilkada, Agus Fatchurahman.
Yuni harus membayar kemenangan itu dengan pemecatan dirinya dari PDIP karena maju melalui Partai Gerindra dan PKS.
Pada Pilkada Sragen 2020, Yuni mendaftarkan diri sebagai calon bupati melalui PDIP. Yuni bahkan sempat meminta ampunan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Pada Januari lalu, Yuni menerima SK Rehabilitasi dari PDIP yang diteken oleh Megawati. Hal itu menandakan Yuni kembali menjadi kader PDIP. Kali ini, Yuni akhirnya menerima rekomendasi dari PDIP.
Majunya Sri Mulyani sebagai calon bupati Klaten relatif tidak ada ganjalan. Bupati Klaten petahana ini dipandang masih memiliki pengaruh di Kabupaten Bersinar itu.
Pada Pilkada Klaten 2015, Sri Mulyani berduet dengan Sri Hartini sebagai calon wakil bupati dan menang. Namun, belum genap setahun menjabat, mantan Bupati Klaten, Sri Hartini tersandung kasus jual beli jabatan. Ia divonis 11 bulan penjara.
Sri Mulyani yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Klaten, secara otomatis naik menjadi Bupati Klaten. Kini, ia mendapatkan restu dari PDIP untuk kembali bertarung dalam Pilkada 2020 berpasangan dengan Aris Prabowo.
Di Wonogiri, majunya Bupati Wonogiri petahana, Joko Sutopo dalam Pilkada Wonogiri 2020 diperkirakan berjalan tanpa ganjalan. Ia menerima rekomendasi dari PDIP berpasangan dengan Sriyono.

Leave a Reply