Home | News | Pemuda Muhammadiyah Diminta Tidak Apatis Politik

Pemuda Muhammadiyah Diminta Tidak Apatis Politik

(klatentv.com), Kota –  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Klaten menngelar jagongan politik yang didikuti ratusan kader persyarikatan di aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Klaten, Sabtu (10/3/2018)malam. Anggota Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mustofa Nahra Wardaya meminta warga Muhammadiyah tidak apatis dengan politik. Lebih dari itu warga Muhammadiyah memiliki tanggungjawab dalam melahirkan pemimpin yang bersih.

Pemilik akun @netizenTofa ini mengingatkan, sebagai kader Muhammadiyah hendaknya tidak boleh apatis dengan politik, seperti di Muhammadiyah yang tegas yakni politik amar ma’ruf nahi munkar, artinya Muhammadiyah sangat melarang kita bekerjasama dalam hal keburukan dan mendukung kerjasama dalam kebaikan.

“Itulah berpolitik di Muhammadiyah dan inilah yang membedakan dengan ormas lain”,tegasnya.

Menyinggung kontestasi Pilgub Jateng, Mustofa mengajak kader muda Muhammadiyah turut mendorong lahirnya pemimpin yang bersih. Mustofa tak menyebut secara eksplisit siapa dari dua pasangan calon cagub Jateng yang dinilainya bersih. Dua pasangan cagub itu Ganjar Pranowo – Taj Yasin bernomor satu dan nomor urut dua pasangan Sudirman Said – Ida Fauzizah. “Jangan memilih calon pemimpin yang terlibat korupsi atau juga jangan spekulasi menjatuhkan pilihan yang sudah disebut – sebut tersandung dugaan korupsi. Cagub di Jateng hanya ada dua ya,’ katanya. 

Lebih jauh ia mengatakan beluruh kader agar sigap terhadap berbagai persoalan yang muncul. Menurutnya melalui  berbagai cara saat ini Umat islam di Indonesia sedang mendapatkan mendapatkan serangan dari berbagai sisi, utamanya serangan melalui jaringan cyber (dunia maya).

“Serangan tersebut berupa moral yang intinya menjauhkan kita dari ajaran islam”,kata Tofa.

Pegiat media sosial (medsos) Muhammadiyah mengatakan tidak mustahil jika opini yang terbentuk melalui jaringan cyber ini akan mempengaruhi kebijakan pemerintah bahkan dalam dunia politik, apalagi saat ini telah memasuki tahun politik.

“Bisa jadi pada Pilpres 2019 nanti Yg berperan bukan lagi parpol, melainkan opini yang terbentuk melalui jaringan medsos,karena peperangan melalui mediapun mulai terjadi antara yang pro dan yang kontra dengan kebijakan Pemerintah”,ungkapnya.

Selanjutnya dalam penggunaan media sosial, Tofa juga menghimbau selalu berhati-hati dengan informasi yang didapatkan.’Kita harus pandai dalam memilih informasi jangan sampai kita menyebarkan informasi yang tidak memiliki sumber jelas (hoaxs), namun kita juga jangan takut menyuarakan kebenaran”,pungkasnya.

Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik PDPM Klaten, Arif Islamy menyampaikan acara tersebut digelar sebagai bentuk respon munculnya berbagai persoalan yang dihadapi umat Islam baik dalam bidang politik maupun dalam bermedia sosial. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari seluruh pimpinan cabang pemuda Muhammadiyah secara kabupaten Klaten. Selain itu juga hadir dari perwakilan Muhammadiyah Klaten baik daerah ataupun cabang serta sejumlah tamu undangan.

“Melalui acara jagongan politik ini diharapan akan  muncul kesadaran kolektif dari para kader Muhammadiyah  dalam  berpolitik dan bermedia sosial secara baik,’ jelas dia.

Ketua PDPM Klaten Tugiran dalam sambutannya mengatakan Jagongan Politik ini dilaksanakan sebagai media untuk meng explorasi pemikiran Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dalam hal politik, Kader AMM harus semakin paham dengan politik dan dapat ikut andil bagian dalam perpolitikan sekarang ini.

Acara ini diakhiri dengan deklrasi anti money politic dan anti golput, yang disampaikan oleh anggota Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik PDPM Klaten, Dian Iswanto

Isi deklarasi

DEKLARASI

SATGAS

ANTI MONEY POLITICS & ANTI GOLPUT

PEMUDA MUHAMMADIYAH KAB.KLATEN

Pemilih cerdas cerminan pemilu yang berkualitas, mungkin itu adalah 

dua hal yang selalu di dambakan oleh seluruh orang yang terlibat 

dalam penyelenggaraan pemilu, baik itu penyelengara (KPU –

BAWASLU), Partai Peserta Pemilu, Pasangan Calon, Pengawas 

Independen dan atau pun seluruh masyarakat, perlu kita akui 

bahwasannya masih ada beberapa permasalahan yang selalu dan 

sangat sering muncul dalam setiap penyelenggaraan tersebut, 2 

diantaranya adalah Politik uang dan GOLPUT (Golongan Putih) yang 

tidak menggunakan hak pilihnya.

Berangkat dari keresahan tersebut kami pemuda muhammadiyah 

kabupaten klaten sebagai organisasi pemuda mempunyai kewajiban 

untuk turut serta dalam mewujukan pemilih cerdas cerminan pemilu 

berkualitas, Dengan ini kami pemuda muhammadiyah kabupaten 

klaten berkomitmen untuk :

1. Menyeru kepada seluruh masyarakat kabupaten klaten untuk tidak terlibat dalam money politics (Politik uang)

2. Mengajak seluruh masyarakat kabupaten klaten untuk menggunakan hak pilih (tidak golput)

(Agung R)