Home | KlatenTV | 300 Pembalap Ramaikan le Tour De Klaten Soeradji Cycling Club
le tour de klaten soeradji cycling club (scck)

300 Pembalap Ramaikan le Tour De Klaten Soeradji Cycling Club

Kota (Klatentv.com) _Dalam rangka merayakan hari ulang tahunnya yang ke 90 tahun, rumah sakit umum pusat (rsup) dr soeradji tirtonegoro klaten menggelar balap sepeda bertajuk le tour de klaten soeradji cycling club (scck), perlombaan yang digelar minggu 10 desember 2017 ini diikuti sebanyak 300-an pembalap dari berbagai daerah.
Peserta di berangkatkan oleh direktur medik dan keperawatan rsst, dr. Eniarti dan direktur umum, pendidikan dan sdm, drg. Rahmadsyah mansur, setelah mencapai finish peserta disambut oleh direktur utama rsst, dr. Alida lienawati, dan direktur keuangan, ibu yulis quarti, dengan pengalungan medali 100km le tour de klaten.
Event tahunan yang di prakarsai soeradji cycling club klaten (scck) sebagai bagian dari komunitas sepeda di klaten ini menempuh jarak sejauh 100 kilometer. Perlombaan dimulai pukul 05.30 wib dengan start di halaman rsup dr soeradji tirtonegoro klaten. Sedikitnya terdapat 300an peserta yang ikut meramaikan perlombaan ini. Mereka berasal dari 20 club sepeda.
Peserta tidak hanya dari klaten, melainkan dari berbagai daerah, bandung, jakarta, malang, madiun, surabaya, solo, yogyakarta, ngawi, cilacap, purwakarta, dan banyak lagi.

Pada perlombaan ini juga diikuti sejumlah atlet sepeda dari solo. Bahkan para cicling yang berprofesi sebagai dokter juga ikut berpacu dengan para peserta lain di jalanan beraspal lereng gunung merapi ini. Termasuk bibit atlet sepeda jugta ada yang mengikuti event hingga finish. Salah satu peserta yang tak kalah semangat menaklukan tanjakan adalah abdul haris, ketua komisi satu dpr ri ini sepertinya tak rela semangatnya menaklukan dataran tinggi merapi kandas ditengah jalan.
Adapun rute sejauh 100 kilo yang dilalui oleh pesepeda ini diantaranya dari tegalyoso berjalan menuju bendogantungan melewati jalan wedi hingga sampai ke pasar wedi. Para peserta kemudian berjalan menuju bayat melalui jalan kabupaten jalan bayat-cawas hingga tiba di sub terminal cawas.
Dari situ mereka akan masuk ke kecamatan pedan kemudian tembus ke simpang karangwuni dan tiba di jalan jogja-solo. Peserta kemudian menuju ke sub terminal penggung menuju utara hingga ke tegalgondo. Dari situ mereka masuk ke perkampungan dan berhenti sejenak di smp 2 polanharjo. Selanjutnya seluruh peserta melewati jalan lurus dari klaten menuju dataran tinggi di kecamatan musuk, kabupaten boyolali.
Balap sepeda ini dikonsep fun race disertai balapan tanjakan atau lomba, king of mountain sejauh 15 km. Untuk lomba menerjang tanjakan jalan pegunungan ini, para peserta sudah memposisikan didepan sehingga saat melewati di kecamatan musuk boyolali mereka langsung diberangkatkan menuju finish. Untuk perlombaan kom itu dimulai dari boyolali. Para peserta akan masuk dan menaiki tanjakan sejauh 15 kilometer dari kecamatan musuk, kabupaten boyolali menuju desa gedangan. Total hadiah yang disediakan untuk lomba kom, yakni juara 1 senilai rp 3 juta, juara 2 senilai rp 2 juta dan juara 3 senilai rp 1 juta.
Menurut ketua panitya soeradji cycling club klaten , dr tomy tujuan dari kegiatan ini bukanlah ajang kompetisi prestasi namun keinginan untuk berperan serta memasyarakatkan, memajukan dan meramaikan olahraga bersepeda khususnya sepeda balap di kabupaten klaten, selain itu, dengan even ini sekaligus berperan serta mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat.
Terdapat beberapa kategori pemenang dalam kegiatan ini,yaitu elite open kom dengan pemenang 1 galih wardana dari tim ilufa, pemenang 2 woro dari tim ilufa, dan pemenang ketiga edi susanto dari kabupaten kudus. Untuk kategori master open kom, pemenang pertama juwanto reza dari kalbe semarang, pemenang kedua candra dauna dari happy monday, dan pemenang ketiga rudi rustanto dari ipsm madiun. Dan yang menjadi pemenang hadiah utama berupa satu unit sepeda balap adalah janu windarto dari rsud tidar magelang.

Le tour de klaten ini sudah yang ketiga kali diselanggarakan. Direncanakan event ini bisa menjadi event tahunan untuk mempererat tali silahturahmi antar pesepeda. Selain itu hery juga menargetkan event ini bisa tembus ke kanca nasional.